Halini tentunya akanmempengaruhi penilaian dewan juri di gelanggang kontes. Mensiasatinya cukup denganmelakukan pengguntingan. kemudian dikirimnya giant betta ini mengikuti kontes cupang internasional IBC di Amerika Serikat.Ketika itu harga seekor giant betta ditawarkan di Aquabid seharga US$ 1000 dan terjual.Pada awalnya untuk mencapai OlehInternational Betta Congres (IBC) terdaftar sebagai kategori baru. Crown tail mempunyai ciri bagian ujung tulang sirip terpecah menjadi Waktu yang ideal adalah seminggu sebelum kontes. Bukan main Kriteria Penilaian Cupang Hias Dasar penilaian cupang hias jenis Serit (Crown Tail) adalah terletak pada 3 faktor penting yaitu : 1. Bentuk Adadua kategori kontes ikan cupang yang menjadi penilaian dewan juri yaitu standar International Betta Congress atau IBC dan SNI. ''IBC merupakan standar internasional dan SNI standar nasional,''kata Zaeenal ketika ditemui di sela-sela kontes, Sabtu, (15/1). Jabatanpresiden TBC dipegang selama 2 tahun. Tak puas bermain di lokal, bersama-sama peternak kawakan lain di Thailand, ia memperjuangkan TBC menjadi anggota International Betta Congress (IBC). Keanggotaan itu membuat cupang-cupang Thailand lebih dikenal oleh dunia sekaligus dapat mengikuti kontes berskala internasional. Ikancupang memiliki nama latin (Betta sp.), merupakan salah satu ikan jenis air tawar yang memiliki habitat asli di Asia Tenggara yaitu Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Ikan ini terbilang agresif dalam mempertahankan wilayahnya, serta memiliki karakter yang unik. Ikan cupang mampu bertahan hidup dalam waktu yang lama. Bentukcupang berdasarkan penilaian kontes Masyarakat Cupang Hias Indonesia (MCHI), dari kiri ke kanan (1) Halfmoon, (2) Crown Tail, (3) Plakat, (4) Double Tail. (Gambar: MCHI) 1. Halfmoon ( Bulan Sepotong) Seperti namanya, jenis ikan cupang halfmoon memiliki sirip dan ekor yang seolah menyatu membentuk setengah lingkaran. Namun jumlah tulangan yang banyak itu membuat cupang rosetail di luar standar penjurian halfmoon. Menurut pehobi sekaligus juri kontes cupang di Kepulauan Riau, Jimmy Nallas, penggemar rosetail lebih banyak pehobi dan kolektor. "Karena pada penilaian kontes kelas halfmoon adalah nilai proporsional badan secara keseluruhan terutama sirip. Bentukcupang berdasarkan penilaian kontes Masyarakat Cupang Hias Indonesia (MCHI), dari kiri ke kanan (1) Ikan Cupang Halfmoon (IBC). Harga Ikan Cupang Crown Tail (Serit) Rp 5.000 - Rp 300.000. Baca juga: Jenis dan Harga Ikan Discus Termahal yang Menarik Pecinta Ikan Hias tomzO. Jadwal Kontes Cupang atau Betta Contest Juni 2021 – Kontes cupang hias sudah diadakan di berbagai kota di Indonesia, dan membuahkan hasil menjadikan ikan cupang sebagai ikan hias terpopuler di Indonesia. Banyak penghobi baru muncul karena adanya betta Anda tertarik memajukan ikan cupang bersama, ikuti lomba ikat cupang yang ada di kota Anda. Kalah menang urusan belakang, yang penting bersama-sama memajukan ikan cupang hias. Banyak kontes diadkan baik dengan penjurian nasional SNI ataupun penjurian internasional IBC. Berikut jadwal lomba cupang SNI dan IBC pada bulan Juni 2021jadwal kontes cupang mei juni juli agustus2021Jadwal Kontes Cupang atau Betta Contest Periode Juni 2021Tanggal 5 s/d 6 JuniTanggal 6 JuniTanggal 17 s/d 20 JuniTanggal 19 s/d 20 JuniTanggal 26 s/d 28 JuniTanggal 27 JuniPosting terkaitJadwal Kontes Cupang atau Betta Contest Periode Juni 2021Tanggal 5 s/d 6 JuniLokasi SidoarjoPenyelenggara Jayandaru Betta KontesPenilaian IBCSkala Mini KontesEntry –Tanggal 6 JuniLokasi BalikpapanPenyelenggara HCHB Betta ContestPenilaian SNISkala NasionalEntry –Tanggal 17 s/d 20 JuniLokasi JambiPenyelenggara Liga Sumatera Round 4Penilaian IBCSkala InternasionalEntry –Tanggal 19 s/d 20 JuniLokasi SidoarjoPenyelenggara Sidoarjo Betta BersatuPenilaian IBCSkala OpenEntry 600 KuotaTanggal 26 s/d 28 JuniLokasi Kab. Gowa – Sulawesi SelatanPenyelenggara Rewako Gowa CompetitionPenilaian IBCSkala OpenEntry –Tanggal 27 JuniLokasi Kota BalikpapanPenyelenggara Nasional Kaisar Betta Contest & FestivalPenilaian SNISkala NasionalEntry –Lokasi Lembah Kalipancur – SemarangPenyelenggara Jatayu Betta SquadPenilaian SNISkala Liga 5Entry –Dengan jadwal diatas, Anda bisa ikut meramaikan kontes ikan cupang. Ada perbedaan antara penjurian menggunakan standar nasional SNI dan standar Internasional, simak syarat ketentuan sni dan ibc . Setelah membaca s&k lomba cupang, persiapkan dan daftarkan. Good Luck, semoga menang dalam Betta Contest. Salam satu penghobi ternak. Ternak blog, ternak aplikasi, ternak cupang, ternak kelinci dan menyukai bercocok tanam juga. Penilaian Ikan Cupang Kontes – Ikan Cupang adalah salah satu ikan hias peliharaan yang sangat dikenal oleh masyarakat, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Ikan ini mempunyai bentuk yang sangat cantik, warna yang indah, serta perilakunya yang unik. Menjadikan daya tarik bagi para penghobi untuk semakin menyukai ikan yang satu ini. Ikan ini adalah salah satu dan teritorial atau ikan yang mempunyai dari kekuasaan masing-masing di alam liar nya. Jika merasa terancam atau ada musuh yang mendekat ikan ini akan mengembangkan insangnya untuk menakuti lawannya, saat proses ini terjadi terdapat keindahan yang bisa kita lihat dari ikan cupang ini terutama bagian ekor dan sirip-siripnya. Di kalangan penghobi ikan cupang hias ini banyak diselenggarakan kompetisi-kompetisi baik itu nasional ataupun lokal. Tujuannya untuk menambah popularitas, semangat, dan menjalin silaturahmi terhadap sesama penghobi ikan cupang. Bagi teman-teman yang belum pernah mengikuti kontes ikan cupang atau berencana ingin mengikutinya mungkin masih bingung tentang standar penilaian ikan cupang pada saat kontes, apa sih yang dinilai dari ikan cupang saat kontes? Pertanyaannya mungkin sama dengan saya ketika saya mulai memasuki dunia hobi ikan cupang ini, saya penasaran kira-kira apa yang jadi penilaian para juri ketika menilai ikan cupang saat kontes. Penilaian ikan cupang kontes sebenarnya berbeda-beda tergantung jenis ikan cupang yang sedang dilombakan. Berikut ini saya infokan penilaian ikan cupang kontes berdasarkan jenisnya plakat halfmoon, serit, giant, doubletail, junior, dan famale Menurut ABI atau Assosiasi Betta Indonesia. Sebelum itu coba perhatikan dulu anatomi pada ikan cupang ini Penilaian cupang halfmoon Dorsal Tegak Mengembang Sempurna. Melewati /Masuk ekor kebelakang. Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor. Mulus tanpa lipatan. Ekor Bukaan minimal 1800 Mengembang Sempurna. Mengunci masuk melewati batas bagian belakang dorsal dan anal. Ekor simetris dan seimbang Ekor berbentuk busur, tidak membulat oval. Ekor mulus tanpa lipatan. Anal / Sirip Bawah Berbentuk Trapezoid. Mengembang sempurna. Mulus tanpa lipatan. Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor. Dasi Sama Panjang Bentuk Seimbang Minimal ¾ dari panjang anal.. Tidak Bengkok / melengkung. Sirip Renang Utuh dan seimbang. Tidak mendayung terbalik. Bentuk sesuai dengan kategori. Badan Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor. Proporsional tidak terlalu gemuk / kurus. Mulus tanpa cacat. Kepala Terlihat lurus. Tidak menyendok dolphin. Tidak cacat. Kedua tutup insang membuka sempurna Penilaian cupang serit crowntail Sirip Atas/Dorsal Jumlah tulang serit minimal 8. Jarak spasi antar tulang sama. Harus lebih tinggi dari bukaan ekor. Tulang-tulang lurus tidak bengkok. Ekor/Caudal Bukaan minimal 170 derajat. Spasi sama rata. Bentuk ray sama dan seimbang. Tulang-tulang lurus tidak bengkok. Sirip Bawah/Anal Jarak Spasi antar tulang Sama. Tulang-tulang beraturan dari depan sampai kebelakang. Tulang-tulang lurus tidak bengkok. Dasi Sama Panjang. Bentuknya seimbang Melewati anal fin. Sirip Renang Utuh dan seimbang. Tidak mendayung terbalik. Bentuk sesuai dengan kategori. Badan Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor. Proporsional tidak terlalu gemuk / kurus. Mulus tanpa cacat. Kepala Terlihat lurus. Tidak menyendok dolphin. Tidak cacat. Kedua tutup insang membuka sempurna Penilaian cupang plakat Dorsal Tegak Mengembang Sempurna. Melewati /Masuk ekor kebelakang. Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor. Mulus tanpa lipatan. Ekor Bukaan minimal 1800 Mengembang Sempurna. Mengunci masuk melewati batas bagian belakang dorsal dan anal. Ekor simetris dan seimbang Ekor berbentuk busur, tidak membulat oval. Ekor mulus tanpa lipatan. Anal / Sirip Bawah Mengembang sempurna. Mulus tanpa lipatan. Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor. Dasi Sama Panjang Bentuk Seimbang Minimal sama panjang dengan ujung anal belakang. Tidak Bengkok / melengkung. Sirip Renang Utuh dan seimbang. Tidak mendayung terbalik. Bentuk sesuai dengan kategori. Badan Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor. Proporsional tidak terlalu gemuk /kurus. Mulus tanpa cacat. Kepala Terlihat lurus. Tidak menyendok dolphin. Tidak cacat. Kedua tutup insang membuka dengan sempurna. Penilaian cupang doubletail Dorsal Tegak Mengembang Sempurna. Melewati /Masuk ekor kebelakang. Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor. Mulus tanpa lipatan. Mendekati Kepala Sejajar dengan sirip anal. Ekor Bukaan min 1800 Terdapat belahan yang membagi caudal menjadi dua bagian yang sama besar dan terlihat sempurna 5050 Mengembang Sempurna. Mengunci masuk melewati batas bagian belakang dorsal dan anal. Ekor simetris dan seimbang Ekor berbentuk busur, tidak membulat oval. Ekor mulus tanpa lipatan. Anal / Sirip Bawah Sejajar dengan dorsal. Berbentuk Trapezoid Mengembang sempurna. Mulus tanpa lipatan. Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor. Dasi Sama Panjang Bentuk Seimbang Minimal sama panjang dengan ujung anal belakang. Tidak Bengkok / melengkung. Sirip Renang Utuh dan seimbang. Tidak mendayung terbalik. Bentuk sesuai dengan kategori. Badan Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor. Proporsional tidak terlalu gemuk/kurus. Mulus tanpa cacat. Tidak boleh terlalu pendek Kepala Terlihat lurus. Tidak menyendok dolphin. Tidak cacat. Kedua tutup insang membuka sempurna. Penilaian cupang giant Dorsal Tegak Mengembang Sempurna. Melewati /Masuk ekor kebelakang. Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor. Mulus tanpa lipatan. Ekor Bukaan minimal 1800 Mengembang Sempurna. Mengunci masuk melewati batas bagian belakang dorsal dan anal. Ekor simetris dan seimbang Ekor berbentuk busur, tidak membulat oval. Ekor mulus tanpa lipatan. Anal / Sirip Bawah Mengembang sempurna. Mulus tanpa lipatan. Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor. Dasi Sama Panjang Bentuk Seimbang Minimal sama panjang dengan ujung anal belakang. Tidak Bengkok / melengkung. Sirip Renang Utuh dan seimbang. Tidak mendayung terbalik. Bentuk sesuai dengan kategori. Badan Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor. Proporsional tidak terlalu gemuk/kurus. Mulus tanpa cacat. Kepala Terlihat lurus. Tidak menyendok dolphin. Tidak cacat. Kedua tutup insang membuka sempurna. Nah diatas tadi adalah penilaian ikan cupang kontes menurut ABI. Selain kelas diatas biasanya ada kelas junior dan kelas famale. Penilaiannya sama mengacu pada penilaian diatas. JAKARTA – Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB yang diterapkan untuk menekan penyebaran Covid-19 memicu berbagai terobosan baru dalam beraktivitas. Salah satunya penyelenggaraan kontes ikan cupang secara Ikan Cupang Virtual dilakukan oleh Asosiasi Pelaku Usaha Ikan Cupang Indonesia atau IndoBetta Splendens. Kompetisi ini bertajuk Virtual Indobetta Splendens Charitty Betta Show 2020, yang diadakan pada 16–19 Mei panitia Virtual Indobetta Splendens Charitty Betta Show 2020 Joty Atmadjaja mengungkapkan acara tersebut diadakan sebagai belarasa terhadap pembudidaya ikan cupang yang terdampak Covid-19. Selain kontes ikan cupang, turut diadakan penggalangan dana melalui sponsor dan peserta yang akan diberikan kepada pembudidaya cupang yang membutuhkan.“Kami merasa prihatin karena sejak Februari tahun ini semua kontes dibatalkan, oleh karenanya kami berinisiatif untuk mengadakan kontes ikan hias virtual pertama,” papar Joty dalam keterangan yang dikutip, Jumat 22/5/2020. Antusiasme peserta cukup besar, karena total ikan cupang yang lolos seleksi untuk dilombakan mencapai hampir 300 video dengan peserta dari 33 kota di Indonesia, bahkan ada peserta dari mancanegara seperti Amerika Serikat, Malaysia dan menyadari masih banyak kekurangan dari aspek teknis kontes. Oleh karena itu, pihaknya siap melakukan evaluasi untuk perbaikan penyelenggaraan kontes virtual berikutnya.“Semoga kontes ikan cupang online ini dapat menjadi inspirasi bagi pecinta ikan hias di manapun, selama pandemi corona belum berakhir kita masih bisa berkreasi dan adaptasi dengan kondisi yang ada.”Sebagai informasi, kontes kali ini memperlombakan 5 division berdasarkan bentuk ekor dari cupang serta berdasarkan kriteria standar penilaian International Betta Congress IBC. Kelima division yang diperlombakan ialah Halfmoon, Double Tail, Crown Tail, Plakad, dan Giant serta 1 kategori terbaik Best of Show.Prima Novando dari Denpasar berhasil menjadi juara di halfmoon division, M. Noor dari Palangkaraya menjadi juara di Crown Tail Division, Agung Hidayatullah dari Serdang Bedagai menjadi juara di Plakad Division, serta Tri Martha Kusuma Putra dari Depok menjadi juara di Giant division. Adapun juara dari Double Tail division sekaligus menjadi Best of Show diraih oleh Frangky Leo dari Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP, Slamet Soebjakto yang berkesempatan menutup sekaligus menjadi juri dan mengumumkan pemenang dalam kategori Best of Show mengungkapkan bahwa kontes ikan hias virtual ini merupakan kreativitas dan inovasi yang baru dan patut dicontoh oleh komunitas ikan hias yang lain untuk mensiasati keterbatasan akibat adanya virus Covid-19.“Apresiasi tinggi saya berikan kepada panitia penyelenggara yang berhasil melangsungkan kontes virtual ini dengan teknis pelaksanaan yang cukup lancar. Saya harap inovasi tidak berhenti disini dan upaya untuk melakukan kontes serupa dapat terus dilakukan dan diperbanyak,” lanjut menyoroti potensi budidaya ikan hias, khususnya komoditas ikan betta/cupang memiliki pasar yang cukup bagus baik di pasar lokal maupun ekspor. Permasalahan yang timbul pada kondisi Covid-19 seperti masalah transportasi, dapat dicarikan solusinya.“KKP melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah transportasi, baik antar daerah maupun untuk produk ekspor, yang dialami oleh pembudidaya. Kami telah melayangkan surat kepada Kepala Gugus Tugas Covid-19 dengan tembusan kepada instansi lain yang terkait seperti Kapolri, Menteri Perhubungan dan juga Kepala Dinas di daerah untuk kemudahan akses logistik bidang kelautan dan perikanan,” jelas mengimbau pelaku usaha ikan hias yang mengalami kesulitan dalam pengiriman dapat memberikan informasi untuk dicarikan solusinya. Untuk kendala ekspor, KKP siap untuk membantu menelusuri dan menginformasikan terkait keterbukaan akan produk impor dan skala prioritas masing-masing negara.“Membaiknya kinerja ekspor ikan hias Indonesia merupakan peluang yang luar biasa bagi pelaku usaha ikan hias di Indonesia. Dengan mulai terbukanya kembali pasar internasional, Indonesia menjadi negara eksportir ikan hias nomor satu di dunia bukanlah mimpi,” sambung data, pada 2018 nilai ekspor ikan hias Indonesia mencapai US$32,23 juta, pada semester I 2019 nilai ekspor ikan hias sudah mencapai US$16,54 juta atau tumbuh 2,56% dibandingkan semester I 2018. Pada 2020 ditargetkan 6 persen-10 persen total nilai ekspor perikanan disumbangkan melalui ekspor komoditas ikan hias.“Dengan nilai estetika yang luar biasa, ikan cupang atau betta termasuk salah satu yang digemari masyarakat dunia. Kita patut berbangga bahwa ikan cupang hasil budidaya dari Indonesia cukup terkenal di mancanegara karena keragaman varian yang cukup banyak dan bernilai estetika tinggi,” imbuh menegaskan KKP siap memberikan dukungan terhadap kreasi kegiatan seperti ini karena dapat memberikan hiburan dan kegembiraan kepada masyarakat penikmat ikan hias di masa pandemi Covid-19. “Dengan hati yang gembira dan senang, masyarakat mendapatkan semangat baru dan antusias menghadapi situasi sekarang ini.” Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam