Gambardiatas saya beri nomor urut 1 sampai 3 sebenarnya pada gambar 1sampai 3 semua itu gambar karburator bukan ukuran standar bawaan motor, yang bikin motor kita jadi kenceng bisa maenin karburator aja dengan cara mengganti sepuyernya dengan ukuran yang lebih besar ,tapi ku saranin buat motor yang benar-benar standar kita naikin spuyer jangan terlalu besar minimal kita naikin 5 sampai
menaikanperforma motor modern menggunakan ECU racing. 5.mengganti CDI/ECU standar dengan tipe racing. Untuk motor yang masih menggunakan karburator dan menggunakan CDI, ganti CDInya menggunakan CDI racing. banyak pilihan dari merk-merk CDI terkenal. Bisa juga menggunakan CDI legendaris bawaan Suzuki Shogun 110 yang bernama CDI sindengen.
A ganti cdi racing(300-1jtan) gnti coil racing(50-600rb) ganti busi racing(20-80rb) cara bikin kenceng:-ganti CDI BRT-per CVT ganti dengan yang keras-roller kombinasi ukuran 8-10-karburator pakai RX king. untuk tetap waras Tak semudah yang ku bayangkan saat ini Bertahan di malam menyakitkan Tanpa harus menghabisi nyawaku sendiri
6 Mengganti CDI. Untuk langkah yang satu ini khusus motor matic seperti Honda BeAT. Karena motor memiliki batas limit dan tandanya pada saat top speed tiba-tiba motor nembak. Caranya dengan membeli CDI racing yang cukup banyak tersedia di pasaran. Sedangkan untuk Yamaha mio tidak terjadi limit. 7. Pakai Per CVT Yang Lebih Keras.
Masingmasing noken as punya spek sendiri ada yang korek harian atau kompetisi, dibedakan atas derajatnya..misal-280drajat,sampe 330 drajat Beberapa CDI racing da yang yang bisa deprogram (programmable), dan ada yang dual band. cara bikin motor mio drag, modifikasi mio drag, bore up mio, cara bore up mio harian, cara korek motor, cara
KumpulanVideoFotoKreasiKelas Browse By Category
Anemau memberi sedikit tambahan. Bila agan sudah mengganti CDI standard agan dengan CDI BRT, ane sarankan untuk TIDAK mengganti koil standard agan dengan koil racing. Pasalnya, pihak BRT pernah mengklaim kalau seluruh produk yang mereka buat diuji dengan koil standard dari pabrik motor itu sendiri. Beda dengan CDI XP 2002 yang melakukan
Jikaanda ingin memperbesar kunci kontak motor cdi dengan mengubah cdi standar menjadi balap cdi seperti dijelaskan di bawah ini. Cara memperbesar kunci kontak motor menggunakan koil dan komponen perikanan banyak orang menggunakan cara untuk memperbesar kunci kontak motor dengan mengganti kabel busi atau bahkan tutup busi.
ojenQP. Fariz/OTOMOTIF CDI BRT Power Max Special Edition untuk paket trabas - Sistem pengapian motor karburator masih menggunakan CDI sebagai pengatur percikan api busi. Nah, di pasaran sendiri ada CDI standar dan CDI racing untuk motor yang banyak dijual. Ambil contoh di Honda BeAT karburator harga CDI standar dengan kode part 30410KVY960 dipatok Rp 390 ribu. Sementara untuk CDI racing keluaran BRT untuk Honda BeAT harganya mulai Rp 600 ribu. Baca Juga Substitusi Laher Komstir Motor Keluara Lama Yamaha, Banyak yang Sama! Secara harga memang beda tipis, lalu apa perbedaannya masing-masing? "Kalau CDI racing itu bedanya jelas bisa setting rpm lebih tinggi atau digeser, sementara di CDI standar tidak bisa karena sudah dilimit," terang Ricard Riesmala owner A2 Speed di bilangan Joglo, Jakarta Barat. "Biasanya motor-motor matic itu putaran - rpm sudah mentok atau kena limit, nah ini bisa lebih tinggi," lanjutnya. "Selain itu timing pengapian juga lebih advanced atau lebih maju di CDI racing," tambarh Ricard. Baca Juga Bengkel Spesialis Ungkap Efek Negatif Kulit Jok Sering Terkena Sabun
Cara Membuat Koil Racing Sendiri. Dalam hal ini yang perlu sobat lakukan ialah dengan cara meningkatkan/memperbesar pengapian pada busi. Adapun tujuan menggunakan cara Groud Strap sendiri ialah agar dapat meredam distorsi dan juga frekuensi liar yang berlangsung pada kabel busi. Kemudian salah satu bagian ujungnya bentuk terlebih dahulu untuk dudukan koil nantinya. Sedangkan pada bagian ujung yang satu lagi harus beri jarak dan jangan sampai terlalu rapat terhadap kabel busi. Untuk melankukan langkah ini maka kita bisa mengambil contoh CDI dari motor RX-King yang mana terdapat suatu rangkaian kabel CDI yang dialiri oleh arus listrik dan menuju ke bagian coil. Nah, untuk memasang kapasitor ini juga merupakan hal yang sangat mudah. Adapun cara yang bisa sobat sekalian lakukan unutk memperbesar pengapian dengan menggunakan kapasitor, ialah sobat hanya cukup menghubungkan kabel dari CDI menuju ke arah kaki yang mengalirkan arus negatif . Namun dalam hal ini apabila sobat meningkatkan ukuran kapasitor,maka tentunya harus diiringi dengan meningkatkan juga ukuran pada spuyernya, yang mana dalam hal ini bertujuan supaya dapat menghindari piston menjadi bolong karena disebabkan pengapian yang sangat besar. Tips Motor; Cara Bikin Ngacir Mesin, Cukup Rp 4 Ribu Perak! ManiakMotor–Tips ini harus dikeluarkan saban waktu, karena tipsnya memang irit si di zaman now yang susah. Ada hasil atau tidak, nggak rugi mencobanya cuma Rp kok, gratis juga dapat kalee. Ya, coba sendiri dong,” ungkap Ulinhua dari komunitas Mio Pati sambil menegaskan tips ini bisa diterapkan untuk semua jenis motor, mau injeksi yang ECU maupun karburator. Mirip-mirip dengan cara itu, hal serupa juga pernah dicoba oleh Nurwono dari komunitas Tiger, Banjarnegara, Jateng. “Ada perubahan, tapi memang tidak besar seperti ganti CDI, karbu dan korek porting, hehe. Teknologi ini sudah ada yang dikemas lebih baik di pasar aksesori motor, sehingga harganya dijual ratusan ribu, hehe. Ground strap / kabel setan bikin bunga api gede? Nggak ada apa apanya dibanding plasma ignition. Api dari ground strap, kabel setan, coil racing, dst nggak ada apa apanya. Kalau ingin bunga apinya besar banget sampai terdengar keras meletupnya, perlu kombinasi dioda dan kapasitor. Bila ingin cari lebih detil, bisa dicari dengan kata kunci water spark plug. Sesuai dengan namanya, sebenarnya pengapian plasma ini tujuannya adalah bikin air bisa meledak. Kendalanya adalah bisa jadi api makin gede ini terjadi karena pasokan listriknya nambah. Lebih aman lagi bila sinyal dari ECU dibuat untuk menjalankan transistor yang jadi korban. Jangan sampai bagian yang voltase rendah nyampur, karena komponen kelistrikan di dekatnya juga bisa rusak. Ini beda banget dengan konsep kalau sudah pakai coil racing campuran bensin justru harus ditambah. Ternyata Ini Kelebihan Koil Racing Untuk Motor yang Banyak Dijual - Ternyata ini kelebihan koil racing untuk motor yang banyak dijual di pasaran. Koil racing ini sudah cukup lama dijual sebagai salah satu komponen upgrade performa. Koil racing ini dijual mulai Rp 100 ribuan sampai jutaan Rupiah tergantung merek dan tipe motornya. Menurut Richi Tedy mekanik dari bengkel Motori Rumahnya Bikers di daerah Duri Kepa, Jakarta Barat, memang koil racing ini bisa bikin performa motor jadi meningkat. Baca Juga Ini Tandanya Kalau Motor Bekas Punya Riwayat Masalah Kelistrikan. "Salah satu tips paling mudah tanpa ubahan mesin untuk meningkatkan performa adalah menggunakan koil racing ini," buka Richi. "Karena api yang dihasilkan bisa lebih besar dan stabil sehingga berpengaruh pada performa," tambahnya. Saat dijajal koil standar pabrik power didapat 14,42 HP dan torsi sebesar 10,85 Baca Juga Begini Caranya Meningkatkan Kapasitas Mesin Motor Tanpa Ganti Piston. Pasang Koil Dan CDI Racing Sendiri, Modal Obeng Kembang Doang! Sedang koil pilihannya ada TDR, YZ, Kitaco, R-9, Andrion, Blue Thunder dan masih banyak lagi. Karena posisinya berada tepat di sebelah kaki kiri, saat kita duduk," aku Hadi dari Kebongce Motor. "Untuk memudahkan menanggalkan bodi motor, sebaiknya buka baut lampu yang posisinya berada di kolong sepatbor belakang," saran pria kurus ini. Bila bodi sudah terbuka, maka posisi CDI akan jelas terlihat yakni berada di sisi sebelah kiri. Memang sedikit malu alias ngumpet, karena letaknya agak ke dalam demi menjaga keamanan dari tangan jail yang mau mencuri. Kelar lepas baut tersebut, copot cop busi dari kabelnya dengan cara cukup memutarnya berlawanan arah jarum jam Kalau asal dicabut tanpa diputar, akan sangat keras dan bisa merusak serat kabel koil," wanti bapak 3 anak ini. "Perlu dicermati, kalau kabel busi terlalu panjang, sebaiknya dipotong pakai gunting atau pemotong lain. Kalau tidak dipotong, hasil pengapiannya akan kurang maksimal," wanti pria yang pengalaman oprek motor lebih dari 10 tahun ini. Cara Memperbesar Pengapian Motor, Kamu Pilih Cara Mana? Sistem pengapian sendiri berfungsi untuk menghasilkan percikan api pada busi sehingga terjadi proses pembakaran. Zaman dulu, cara memperbesar pengapian motor bisa dilakukan dengan memodifikasi tonjolan pulser di magnet entah dipotong atau dipanjangkan. Hal ini tetap berpengaruh sebab besar kecilnya tenaga yang dihasilkan mesin, tergantung pada titik pengapian di CDI motor. Di dalam CDI, kapasitor merupakan komponen yang paling besar dan menonjol serta berwarna merah atau hijau. Jika sudah berhasil, maka motor siap dikendarai dengan sistem pengapian yang lebih mumpuni. Selain komponen busi, memperbesar pengapian pun konon bisa dilakukan dengan bantuan koil racing. Apa Bedanya Koil Racing Dengan Koil Bawaan Motor? Begini Penjelasannya - Saat ini sudah banyak koil motor racing aftermarket yang dijual di pasaran. Nah, apa sih bedanya koil racing aftermarket dengan koil bawaan motor, apakah bisa bikin kencang ? "Koil racing sendiri dirancang untuk bikers yang mau upgrade sistem pengapian motor," buka Chris Octavianus sales team KTC Kytaco saat dihubungi pada Sabtu 30/05/2020. Baca Juga Busi Cepat Rusak Bisa Jadi Akibat Klep Bocor, Begini Penjelasannya. Karena untuk upgrade pengapian, api yang dipercikan oleh busi yang pakai koil aftermarket berbeda dengan koil bawaan motor. "Api busi yang dihasilkan oleh koil aftermarket lebih besar dan lebih biru sehingga akan memaksimalkan pembakaran," jelas Chris saat dihubungi melalui pesan singkat. Penyebab koil aftermarket apinya lebih besar dan lebih biru salah satunya karena material. "Ada beberapa pembeda, misalnya nilai tahanan dan juga material penyusun koil aftermarket berbeda dengan koil bawaan motor," kata Freddy A. Gautama pemilik Ultraspeed Racing USR kepada Cara Membuat Api Busi Lebih Stabil, Cuma Rp 15 ribu! Sobat para pecinta kecepatan, pasti tak asing dengan kabel busi yang dilengkapi ground strap. Secara teknis, pemasangan ground strap memang bisa menambah power. Karena berfungsi untuk menangkap frekuensi liar, sehingga membuat arus listrik ke busi jadi lebih fokus otomatis api jadi stabil dan maksimal. Memang tidak sebesar koil aftermarket yang include ground strap peningkatannya. Dengan cara tanpa menguras kantong hemat ini, lumayan mengangkat performa koil, gak usah bingung, bisa bikin sendiri, lho.. Untuk membuat ground strap murah meriah ini, biaya yang dibutuhkan cuma Rp 15 ribu. Pembungkus kabel ini akan dibuat sebagai ground strap. Pasang Koil Injeksi Di Motor Karbu 2 Kaki Tujuannya agar busi bisa memantikan bunga api sebegai salah satu proses akhir pembakaran. Kali ini akan kita bahas Pasang Koil Injeksi Di Motor Karbu 2 Kaki. Semakin baik berformanya koilnya maka dapat meningkatkan performa motor dan membuat efisein bahan bakar. Perbedaan kedua adalah timing kapang mengalirkan listrik di atur oleh ECU/ ECM alias tidak hanya statis saja. Yang pertama adalah kepunyaan Honda Beat FI dan koil racing dari ride it untuk motor injeksi. Alasan menggunakan Koil Honda Beat FI sendiri karena dibengkel tidak tersedia untuk motor saya. Memang jika substitusi menggunakan standar motor lain yang berbeda jenis ada sedikit tersendat.
SkemaCDI RangkaianCDI MembuatCDI Membuat Custom CDI Motor Bagi yang mengalami CDI motor rusak, maka jangan khawatir. Anda bisa membuatnya sendiri. Cara membuat CDI motor cukup simpel. Anda juga bisa membuat settingan CDI sendiri. Rangkaian CDI Motor Biasaya, penyebab CDI rusak adalah karena kerusakan pada pulser atau koil atau sirkuit CDI sendiri. Dan semua penyebab kerusakan itu harus di cek. Kalau modul CDI sudah rusak, maka perlu diganti. Perlu diketahui, tegangan dari CDI ini untuk memicu koil dalam memercikan api pada busi motor. Pada beberapa modul CDI yang dijual dipasaran ada yang menggunakan metode polaritas terbalik dalam membangkitkan tegangan, dan dalam kasus ini modul CDI yang akan kita buat tidaklah cocok. Pada gambar rangkaian elektronika CDI motor berikut ini merupakan rangkaian CDI yang custom. Dalam artian bisa digunakan untuk universal motor. Anda bisa membuat settingan sendiri dalam CDI ini untuk disesuaikan dengan jenis motor yang dipakai. Penjelasan rangkaian elektronika custom CDI motor. Tegangan pulser spul api motor mengisi kapasitor C1 dan C2 melalui dioda D1 dan mengalir menuju lilitan primer. Sedangkan D2 seperti dijelaskan diatas digunakan untuk mengalirkan arus balik dari ignition coil setelah kapasitor kosong. Dua resistor 1mW dirangkai seri pada kedua kaki kapasitor C1 yang digunakan untuk mengosongkan kapasitor jika SCR tidak nonaktif. Ini digunakan sebagai fitur keamanan yang mencegah kejutan listrik ketika anda menghubungkan kapasitor. Dibutuhkan sekitar 2 detik untuk pengosongan total kapasitar pada kapasitor hingga mencapai nilai aman. Telah disediakan tempat penyimpanan 2 kapasitor discharge, yaitu C1 dan C2. Kita biasa menggunakan dua kapasitor atau dua kapasitor 1mF. Sebuah kapasitor dengan kapasitas tinggi akan menghasilkan energi percikan yang lebih baik dan lebih besar, asalkan pulser spul api mampu mengisi kapasitor dengan maksimal dalam waktu yang diperlukan. Pulser memberikan sinyal untuk memicu SCR. Ketika tegangan positif mengalir dari pulser, maka asupan tegangan akan memicu gate SCR melalui resistor 51 Ohm dan dioda D5. Dioda D5 mencegah tegangan balik dari gate sedangkan resistor 51 Ohm membatasi tegangan yang mengalir ke gerbang agar mengalirkan nilai tegangan aman. Sebuah resistor 1k Ohm berfungsi untuk menghubungkan gate ke ground masa hal ini untuk mencegah pemicu palsu, sedangkan kapasitor 100nF digunakan sebagai filter noise dan transien yang dapat menyebabkan SCR terpicu pada waktu yang salah. Sebuah saklar kill switch digunakan untuk mematikan generator dengan cara mengalirkan arus ke ground sehingga motor berhenti beroperasi. Dioda D4 ditambakan pada aliran tegangan utama dari Generator sehingga terhindar dari pengaruh tegangan negatif pada lilitan pembangkit hingga kurang dari 0,7 Volt. Tanpa D4, anoda dari dioda D1 dapat terganggu tegangan -350 Volt dari fluktuasi negatif generator. Jika fluktuasi terjadi berarti dioda D1 dapat menerima tegangan lebih dari 700 Volt apabila kapasitor hanya mampu menerima beban +350 Volt. Jika D1 memiliki kemampuan 1000 Volt, D4 digunakan untuk sebagai pengendali tegangan diatas maksimum yang bisa saja terjadi, sehingga tegangan yang mengalir ke dioda D1 akan stabil pada kisaran 350 Volt, hal ini berarti mengurangi kemungkinan kerusakan pada dioda. Pemicu CDI motor pada rangkaian ini dapat melalui dua cara. Pemicunya sebagai berikut; Layout PCB CDI Motor Pertama, dengan ditambahkan sebuah kapasitor 10mF secara seri pada gate dari SCR. Kapasitor ini mencegah pemicu palsu karena ketidakseimbangan DC dari pulser yang mungkin saja kelebihan positif dari seharusnya karena sisa kemagnetan pada inti lilitan pembangkit. Resistor 1k Ohm dipasang paralel pada kapasitor yang digunakan untuk mengosongkan muatan pada kapasitor yang bisa saja muatan sisa tersebut cukup tinggi hingga bisa memicu SCR. Dioda D5 mencegah kapasitor 10mF dari pengisian polaritas terbalik yang datang ketika pulser menghasilkan tegangan negatif. Kedua, ditambahkan sebuah Negative Temperature Coefficient NTC pada gate SCR. Thermistor nama lain NTC ini mengurangi resistansi secara bertahap sesuai dengan peningkatan suhu, ini digunakan untuk mengimbangi penurunan kebutuahn picuan pada SCR baik tegangan dan arus pada suhu yang lebih tinggi. Secara efektif, thermistor NTC membagi tegangan dengan resistor 51 Ohm. Pada suhu 25 0C, thermistor adalah 500 Ohm sehingga melemahkan sinyal dari kumaparan pemicu hingga 91%. Namun pada suhu 100 0C, nilai resistansi thermistor NTC mencapai 35 Ohm dan sinyal picu dibagi sebesar 41% dari nilai yang dihasilkan Pulser. Pengelolan dalam tingkatan sinyal dilakukan untuk menyetel SCR dengan mengurangi tingkatan kebutuhan picu pada temperatur tinggi. Ketika terjadi kenaikan suhu, sinyal akan lemah sebagai konsekwensinya, maka SCR dan pulser bekerja pada tegangan yang sama dalam rentang temperatur yang lebih luas. Tanpa thermistor, SCR akan mengalami perubahan waktu timing akibat perubahan suhu. Rangkaian elektronika CDI motor tersebut, sudah di coba dan terbukti sukses. Ini merupakan CDI motor universal, dalam artian bisa diaplikan dalam motor apasaja. Yang terpenting, motor tersebut bukan menggunakan metode polaritas terbaik. Untuk mendapatkan settingan terbaik CDI dengan motor, bisa dilakukan dengan pengubahan beberapa nilai komponen elektronika dalam rangkaian CDI motor tersebut. Belajar dan berusaha untuk berguna bagi sesama Saling berbagi yuk